Dari Warkop ke Coffee Shop
Catatan Gen Z Tentang Hidup, Budaya, dan Pencarian Diri di Aceh
Karya: Qaishar Kamaruzzaman
Apa yang berubah ketika generasi muda meninggalkan warkop di pinggir jalan dan berpindah ke coffee shop modern dengan WiFi dan playlist lo-fi?
Bagi Qaishar Kamaruzzaman, perubahan itu bukan sekadar soal tempat, tapi tentang cara kita memahami hidup, budaya, dan diri sendiri.
Melalui tulisan-tulisan reflektif dan jujur, Qaishar mengajak pembaca melihat kembali dunia anak muda Aceh yang sedang tumbuh di tengah globalisasi: tentang pertemanan, kebiasaan ngopi, musik, sekolah, dan cara mereka mencari makna "rumah" dalam kehidupan yang terus berubah.
Buku ini bukan nostalgia. Ia adalah cermin — tentang bagaimana tradisi dan modernitas bisa duduk satu meja dan berbagi cerita.
"Mungkin kita semua sedang belajar: bukan untuk memilih antara warkop dan coffee shop, tapi menemukan tempat di mana kita bisa benar-benar menjadi diri sendiri."