Buku ini bukanlah dongeng tentang seorang gadis modern yang jatuh ke masa lalu lalu menjadi ratu yang dipuja-puja. Sama sekali bukan. Ini adalah kronik kekacauan Su Baoyin, seorang wanita yang memandang perjalanan waktu bukan sebagai takdir magis, melainkan sebagai kemunduran fasilitas sanitasi dan peluang bisnis yang belum tergarap.
Di sisi lain, ada Wang Mumu (atau Ning Yunlong, atau Jenderal Qin, tergantung siapa yang sedang ingin ia tipu hari itu). Seorang pangeran dan jenderal yang hidupnya teratur, penuh strategi, dan bermartabat, sampai ia harus mengasuh wanita asing yang menganggap baterai ponsel mati sebagai pusaka dewa dan skincare sebagai hak asasi manusia